Pandangan

Merayakan Hari Belanja Nasional. Iseng atau Butuh?

November 12, 2018
Hari Belanja Online Nasional

11 November kemarin mungkin jadi salah satu surga buat mereka yang doyan berbelanja. Promo dan diskon besar-besaran di hampir semua e-commerce Promo 11.11 dalam rangka Hari Belanja Nasional alias Hari Belanja Online Nasional disambut antusias oleh netizen.

Terbukti, saya yang berusaha mengakses beberapa situs e-commerce menemui barang-barang yang dijual dengan harga khusus langsung Sold Out, Ludes, Entek.

Situs yang saya buka diantaranya, BliBli, Zalora, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, AirAsia, dan aplikasi TIX ID. BliBli menyediakan produk dengan harga khusus Rp 11. Beberapa produk konsumsi seperti minyak, madu, snack, dijual dengan harga super miring. Begitu juga dengan Zalora,Tokopedia, dan Bukalapak. Ada diskon spesial dalam menyambut Harbolnas ini.

Promo Harbolnas 2018

AirAsia tidak mau ketinggalan. Free Seat alias kursi gratis disediakan untuk mereka calon penumpang yang ingin bepergian ke luar negeri. Saat saya cek, saya mungkin belum berjodoh dengan kursi gratis. Tapi, harga yang ditawarkan memang sangat murah. Rute Surabaya – Kuala Lumpur untuk keberangkatan September 2019 hanya Rp 400.000 pulang pergi. Sangat sangat terjangkau.

Untuk anda yang gemar nonton, TIX ID memberikan harga spesial Rp 11 untuk pembeli dengan pembayaran menggunakan Dana. Ya tapi sekali lagi, mungkin kurang berjodoh, saya tidak bisa membeli dengan harga hancur ini. Aplikasi cuma muter, tidak berhasil membuka jadwal film yang saya inginkan.

Tapi saya cukup berjodoh dengan produk diskon di Zalora dan Lazada kok. Zalora yang diskonnya lumayan gede, entah mengapa enteng sekali buat diakses. 1 polo shirt dengan harga lumayan oke sukses saya masukkan ke keranjang. Pun dengan Lazada, ada jam tangan digital dengan harga dibawah Rp 100.000, iseng saya beli langsung. Polo dan jam tangan, not bad lah ya.

Harbolnas, mungkin lebih tepat disebut Hari Kalap Nasional lah. Produk produk yang dijual dengan harga hancur sangat menarik minat calon konsumen. Tapi masalahnya, apakah sebenarnya mereka butuh barang tersebut? Atau hanya karena murah, ah yaudah cuma segini aja -klik beli , ah mumpung diskon nih kapan lagi – klik beli .. Melihat kasus yang saya alami sendiri, mungkin mayoritas orang beli karena “iseng” atau ya sekedar meramaikan saja. Mumpung murah, beli aja. Emang butuh? belum tentu. hehe.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply